PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Lohing Simon mengatakan saat melaksanakan reses ke Kabupaten Gunung Mas beberapa waktu lalu, masyarakat sejumlah desa disana mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah terhadap penanganan narkoba.

Dia menyebut peredaran narkoba sangat meresahkan dan masyarakat khawatir generasi muda di sejumlah desa di Gumas tersebut nantinya terpengaruh dan menyalahgunakan narkoba, sehingga hal itu dapat berdampak pada kehidupan sosial generasi yang akan datang.

"Masyarakat khawatir jika tidak ditangani, persoalan narkoba ini bisa menjadi masalah bagi masyarakat disana terutama generadi muda, sehingga mereka minta pemerintah supaya dapat memperhatikan hal tersebut," ucapnya, Kamis, 6 Oktober 2022.

Dalam rangka memperhatikan hal itu seperti di Desa Tumbang Bunut, Kecamatan Rungan kepala desa setempat mengusulkan adanya pembinaan dari pihak berwenang kepada tim relawan anti narkoba yang telah dibentuk saat ini. Sehingga relawan itu bisa bekerja maksimal membantu pemerintah dalam upaya menangani atau memerangi peredaran narkoba.

"Kepala Desa Tumbang Bunut bersama dengan perangkat dan warga disana telah membentuk relawan anti narkoba, namun untuk memaksimalkan kinerja mereka mengharapkan adanya pembinaan dari pihak terkait baik itu pemda, kepolisian, maupun BNN," tuturnya.

Selain itu, di Desa Tumbang Malahoi kepala desa serta masyarakat setempat mengusulkan supaya para pengedar dan pengguna narkoba agar dapat diberikan tindakan tegas dengan memberikan efek jera yakni berupa hukuman setimpal, sehingga untuk kemudian hari tidak mengulangi perbuatannya.

"Sedangkan di Desa Karya Bakti, BPD setempat mengusulkan agar dalam Perda Pengarustamaan Gendar ada sistem perlindungan atau pemberian keamanan bagi pelapor kasus narkoba. Dan ini sangat diharapkan guna melindungi pelapor dari berbagai ancaman pelaku. Sangat bagus apa yang menjadi usulan masyarakat ini, dan kita harap bisa mendapat perhatian pemerintah," imbuhnya. (DONNY D/B-11)