PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, guna mengantisipasi dampak inflasi.

"Harga kebutuhan pokok harus terus diperhatikan. Jangan sampai terjadi lonjakan harga, terutama pangan. Jika terlalu mahal pasti akan mempersulit masyarakat," katanya, Kamis 6 Oktober 2022.

Untuk itu, ia telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) baik itu tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, supaya melakukan pengawasan secara ketat.

"Segera tindak tegas jika ada oknum yang melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok dan BBM. Lakukan juga pengawasan secara berkala," jelasnya.

Dia juga meminta, setiap kabupaten, kota, desa, dan kelurahan untuk dapat menghasilkan komoditas pangannya sendiri. Tanpa harus bergantung pada daerah tetangga atau luar Kalimantan Tengah.

"Kita harus mandiri. Kalimantan Tengah harus mampu membentuk ketahanan pangan mandiri. Saya menyakini jika bergerak bersama, kita bisa menjadi contoh provinsi pertama yang memiliki ketahanan pangan sendiri," tutupnya. (NOPRI/B-6)