PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan pihaknya berusaha mensosialisasikan upaya meminimalisir produksi sampah dengan 3R, yaitu Reduce, Reuse dan Recyce.

"Optimalisasi 3R kami lakukan atas estimasi produksi sampah di kota ini yang mencapai 130 ton per hari," kata Zaini, Kamis 6 Oktober 2022.

Dia menyebutkan per orang mampu menghasilkan limbah rumah tangga sekitar 0,4 sampai 0,5 kilogram per/hari. Maka, dari total penduduk kota yang berjumlah hingga 270 ribu mampu menghasilkan 130 ribu kilogram atau setara dengan 130 ton sampah.

"Ini merupakan perhitungan kasar dari total sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Palangka Raya per harinya. Termasuk jenis limbah rumah tangga, limbah industri dan limbah-limbah lainnya," ujarnya.

Permasalahan sampah tersebut apabila tidak segera diantisipasi dikhawatirkan akan menimbulkan masalah-masalah baru di kemudian hari. Pasalnya, seiring bertambahnya jumlah penduduk dalam setiap tahunnya, sudah tentu akan bertambah pula jumlah produksi sampah yang dihasilkan.

Apalagi jika ditambah keterbatasan ketersediaan tempat pemrosesan akhir (TPA), ini dapat menyebabkan overloadnya sampah. Untuk itu pemerinta targetkan jangka panjangnya yakni tahun 2025 mendatang mampu mengurangi produksi sampah hingga 30 persen.

"Program 3 R ini sudah kami jalankan sejak lama dan perlahan-lahan kami edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi pemakaian benda sekali pakai," pungkasnya. (HENDRI/B-6)