PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berkaca pada data kasus Covid-19 di dunia yang terus menurun sejak tahun 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa akhir dari pandemi Covid-19 telah didepan mata.

Meski sudah terlihat, untuk mewujudkan hal tersebut tidak semudah seperti membalikan telapak tangan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril menegaskan, berakhir atau tidaknya pandemi Covid-19 kini bergantung pada masyarakat Indonesia dan dunia.

Vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan harus terus dilakukan oleh masyarakat agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Sudah didepan mata itu bukan berarti pandeminya sudah selesai. Artinya, upaya-upaya yang dilakukan dilakukan oleh semua negara, termasuk di Indonesia, baik disiplin masker dan vaksinasi harus dipertahankan sampai betul-betul memang pandemi ini dianggap berakhir,” katanya.

--page

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Kamis, 6 Oktober 2022, secara kumulatif, total konfirmasi covid-19 berjumlah 59.423 kasus, pasien sembuh 57.663 orang, dan pasien meninggal dunia 1.717 orang.

Sedangkan kasus aktif yang dirawat di rumah sakit ada 23 orang dan yang isolasi mandiri ada 20 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97,04 persen, dalam perawatan 0,07 persen dan meninggal 2,89 persen. (HERMAWAN DP/B-7)