PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam sebuah pemaparan materi, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit atau PPKS Medan, Edwin Lubis menyampaikan materi kajian Kelayakan Usaha Pabrikasi Minyak Makan Merah demi mamaksimalkan keuanggulannya.

Hal ini diungkapkan Edwin Lubis saat memaparkan materi tentang pembiayaan pembangunan pabrik minyak makan merah dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Kelapa Sawit Rakyat Sumatera Utara pada 5-7 Oktober 2022 di Medan, Sumatera Utara.

"Keunggulan minyak makan merah yaitu memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia," kata Edwin menyampaikan salah satu keunggulan minyak merah yang berasal dari kelapa sawit.

Potensi besar lain dari minyak merah juga menurut Edwin ialah sebagai anti stunting. "Selain itu juga minyak merah sebagai alternatif minyak goreng sehat," terangnya.

Saat ini juga menurut Edwin sudah ada standar nasional dari BSN SNI Minyak Makan Merah yaitu Penetapan SNI 9098:2022 Minyak Makan Merah.

"Progres penyiapan Pabrikasi Minyak makan merah saat ini sudah dilakukan di Pagar Merbau, Sumatera Utara," tuturnya.

--page

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung, Ketua DPW Apkasindo Sumatera Utara, Gus Dalhari Harahap, Sekretaris Jendral Apkasindo, Rino Afrino, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Mayjen TNI (Purn) Erro Kusnara serta perwakilan Pekebun Sawit dari Kabupaten-Kabupaten se-Provinsi Sumatera Utara.

Dalam FGD Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Kelapa Sawit Rakyat Sumatera Utara menghadirkan Narasumber dari BPDP Kelapa Sawit, Kementerian Koperasi dan UKM dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit atau PPKS Medan serta DPP Apkasindo. (TESTI PRISCILLA/B-6)