SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Beberapa kali masyarakat melalui media sosial mengeluhkan kondisi dari gapura gerbang masuk Wengga Metropolitan di Kecamatan Baamang Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dinilai hampir roboh dan membahayakan.

Atas kondisi tersebut Bupati Kotim Halikinnor memberikan perhatiannya. "Kemarin sudah saya sampaikan ke pengelola perumahan untuk segera dibongkar, dengan bagian kelurahan pun sudah saya sampaikan," ucap Halikinnor, Sabtu, 8 Oktober 2022.

Halikinnor mengaku telah mengecek kondisi gapura tersebut secara langsung. Ia menilai ada potensi risiko apabila gapura tersebut dibiarkan. 

"Ada potensi risiko bagi pengguna jalan yang melintas. Oleh karenanya saya minta supaya segera dibongkar," terangnya. 

Ia menegaskan bahwa gapura tersebut bukan milik pemerintah daerah. Melainkan aset dari pihak Wengga Metropolitan, sehingga pihaknya tidak dapat membongkarnya secara sepihak.

--page

"Kalau milik Pemda sudah saya bongkar. Itu milik Wengga jadi kita tidak bisa gegabah kecuali beliau (pemilik Wengga Metropolitan) meminta bantuan kepada pemda kita siap membongkarnya," tutupnya. (M ANDHIKA/B-5)