Warga Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang masih utuh di belakang SMAN 1 Tewah, Jumat (29/1/2016). Kerangka itu ditemukan pertama kali oleh Horlen (35) saat ingin memberihkan kebunnya yang penuh rumput ilalang.

 

Menurut Kapolres Gumas AKBP Pria Premos melalui Kapolsek Tewah AKP Junaldi mengatakan, pihaknya segera menuju ke lokasi setelah menerima laporan Horlen sekitar pukul 17.30 WIB. Anggota langsung menuju lokasi yang terletak di dalam hutan 200 meter di belakang SMAN 1 Tewah.


“Temuan ini berdasarkan laporan pemilik kebun bahwa menemukan kerangka manusia. Untuk prosesnya, sekarang masih dalam penyelidikan dan kita akan menampung laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga,” kata Junaldi saat ditemui <Borneonews> di ruang kerjanya, Sabtu (30/1/2016).


Menurut Junaldi, pada saat ditemukan, susunan tulang belulang itu masih utuh dan terdapat satu buah topi warna coklat serta celana pendek yang masih dikenakan korbann. Untuk waktu keberadaan korban di TKP, sementara ini masih menunggu visum dari dokter. Soalnya TKP tempatnya di hutan dan banyak air, sehingga tidak bisa diperkirakan.


“Setelah tengkorak ditemukan, kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Tewah.Temuan kerangka manusia yang masih utuh ini masih menunggu hasil visum dari Puskesmas Tewah,” kata dia.


Soal identitas kerangka manusia itu, lanjut dia, pihaknya masih belum bisa memastikan. Namun berdasarkan laporan, ada satu keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. "Dari ciri-ciri kerangak dan barang bukti di sekitar TKP, keluarga yang melapor itu yakin bahwa itu adalah keluarganya, yang memperkuat adalah temuan topi dan celana pendek yang sering dipakai korban," kata dia.


Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun <Borneonews>, korban diduga kuat Teddy (34) warga Kelurahan Tewah yang hilang sejak Desember 2015. Korban mempunyai riwayat keterbelakangan mental dan mengidap penyakit epilepsi. (EP/B-8)