SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang nenek bernama Hatikah (58), warga Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur tewas kesetrum saat menyalakan televisi di tengah kondisi banjir. 

"Korban meninggal kesetrum, saat hendak memasukan soket televisi ke stop kontak listrik," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Uberson, Senin 10 Oktober 2022. 

Kejadian musibah tersebut terjadi pada Minggu 9 Oktober 2022, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban hendak menyalakan televisi, namun saat itu tangan nenek tersebut basah, hingga akhirnya kesetrum. 

"Usai kesetrum, korban langsung ditangani oleh pihak keluarga, dan tidak mau dilakukan visum. Karena mereka ikhlas atas musibah tersebut," kata Uberson. 

Selain itu pihak keluarga juga tidak melaporkan kasus tersebut. Dan saat ini, jenazah korban juga sudah dimakamkan pihak keluarga. 

--page

Atas kejadian tersebut, Uberson mengimbau kepada masyarakat di wilayah hukumnya agar selalu berhati-hati saat menyalakan elektronik ataupun lainnya yang berhubungan dengan listrik. 

Terutama pada saat banjir melanda, karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti halnya menimpa korban di Kelurahan Kuala Kuayan tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)