PEMILIHAN Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Tengah susulan telah berlangsung Rabu 27 Januari 2016 lalu. Setelah rekapitulasi hasil penghitungan suara di 17 kecamatan selesai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotim akan menggelar Peno Terbuka Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara pada Rabu (3/1/2016).
Ketua KPU Kotim M Sahlin, menyatakan pihaknya sudah siap untuk menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara. Saat ini surat suara beserta formulir pendukung juga sudah diamankan di gudang penyimpanan KPU di Tenis Indoor Stadion 29 November Sampit.
“Pada intinya KPU Kotim sudah siap, undangan sudah kami sampaikan ke PPK dari 17 kecamatan, saksi pasangan calon, dan panitia pengawas pemilihan (Panwaslih),” kata dia, saat dihubungi, Senin (1/2/2016).
Rapat pleno itu akan digelar di Gedung Serbaguna Sampit, dimulai pukul 08.00 Wib. Sesuai jadwal akan berlangsung selama tiga hari, yakni sejak 3-5 Februari, tetapi kalau sehari bisa selesai akan lebih baik,” jelasnya.
Disinggung terkait keberatan dan dugaan kecurang yang disampaikan pasangan nomor urut dua Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar (Wibawa), Sahlin mempersilahkan keberatan tersebut disalurkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Kalau ada pihak yang merasa keberatan silahkan, tetapi tentunya harus disalurkan sesuai mekanisme. Kami sebagai penyelenggara di kabupaten hanya melakukan rekapitulasi,” kata Sahlin.
Pengamana diperketat
Terpisah, Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan mengatakan, mulai memperketat pengamanan pascapelaksanaan Pilgub Kalteng. Pengamanan terutama dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia pengawas Pemilihan (Panwaslih) kabuapten, serta gudang penyimpanan surat suara dan hasil rekapitulasi di Tenis Indoor Stadion 29 November Sampit.
“Kami akan memperketat pengamanan, terutama saat pleno hasil rekapitulasi tingkat kabupaten,” kata dia.
Hendra juga mengingatkan kedua tim pasangan calon gubernur/wakil gubernur tidak membawa massa saat pleno rekapitulasi di tingkat kabupaten. Sebab, kepolisian tidak segan-segan bertindak tegas apabila ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban proses pilgub. (RF/B-7)
Ketua KPU Kotim M Sahlin, menyatakan pihaknya sudah siap untuk menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara. Saat ini surat suara beserta formulir pendukung juga sudah diamankan di gudang penyimpanan KPU di Tenis Indoor Stadion 29 November Sampit.
“Pada intinya KPU Kotim sudah siap, undangan sudah kami sampaikan ke PPK dari 17 kecamatan, saksi pasangan calon, dan panitia pengawas pemilihan (Panwaslih),” kata dia, saat dihubungi, Senin (1/2/2016).
Rapat pleno itu akan digelar di Gedung Serbaguna Sampit, dimulai pukul 08.00 Wib. Sesuai jadwal akan berlangsung selama tiga hari, yakni sejak 3-5 Februari, tetapi kalau sehari bisa selesai akan lebih baik,” jelasnya.
Disinggung terkait keberatan dan dugaan kecurang yang disampaikan pasangan nomor urut dua Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar (Wibawa), Sahlin mempersilahkan keberatan tersebut disalurkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Kalau ada pihak yang merasa keberatan silahkan, tetapi tentunya harus disalurkan sesuai mekanisme. Kami sebagai penyelenggara di kabupaten hanya melakukan rekapitulasi,” kata Sahlin.
Pengamana diperketat
Terpisah, Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan mengatakan, mulai memperketat pengamanan pascapelaksanaan Pilgub Kalteng. Pengamanan terutama dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia pengawas Pemilihan (Panwaslih) kabuapten, serta gudang penyimpanan surat suara dan hasil rekapitulasi di Tenis Indoor Stadion 29 November Sampit.
“Kami akan memperketat pengamanan, terutama saat pleno hasil rekapitulasi tingkat kabupaten,” kata dia.
Hendra juga mengingatkan kedua tim pasangan calon gubernur/wakil gubernur tidak membawa massa saat pleno rekapitulasi di tingkat kabupaten. Sebab, kepolisian tidak segan-segan bertindak tegas apabila ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban proses pilgub. (RF/B-7)


