BORNEONEWS, Sampit - Kerugian materil atas musibah kebakaran gudang milik PT Indomarco Adi Prima di Jalan Kalikasa, Kelurahan Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai Rp 504 juta.
"Kerugian material yang dialami korban yakni mencapai Rp 504 juta," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Parenggean Iptu Akhmad Syaiful Rizal, Selasa 11 Oktober 2022.
Kerugian cukup besar tersebut karena stok barang di dalam gudang hampir semuanya ludes terbakar. Barang-barang tersebut berupa mie instan, susu kaleng, bumbu racik, minuman kotak, beras, air mineral dan minyak goreng.
"Bangunan tersebut berlantai 2, berukuran 20x14 meter. Dan yang terbakar di lantai 1," kata Rizal. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Saat itu salah seorang warga bernama Sulastri mendengar ada suara dentuman keras beberapa kali dari gudang tersebut.
Dia langsung ke luar rumah, dan melihat adanya kepulan asap dan api dari gudang tersebut. Perempuan itu bergegas menginformasikan ke Ketua RT setempat.
--page
Hingga masyarakat berdatangan berupaya memadamkan api tersebut. Namun tidak berhasil, hingga akhirnya datang 2 buah unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan api yang membakar gudang tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)









