BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus meningkatkan kegiatan kemandirian bagi Para Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) untuk mengembangkan diri dan salah satunya dalam membudidayakan tanaman sayur jenis sawi.
Lahan yang digunakan sebagai media tanam yakni area sekitar beranggang. Walaupun dengan area yang cukup terbatas, tidak menyurutkan semangat WBP untuk mengikuti pembinaan kemandirian berkebun.
"Kegiatan ini merupakan wadah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh WBP dibidang perkebunan," kata Petugas Pembina Kemandirian Rutan Kapuas, Edward, Rabu, 12 Oktober 2022.
Diharapkan nantinya akan membentuk karakter khususnya bagi WBP menjadi pribadi yang lebih produktif, berdayaguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini merupakan salah satu wujud dalam meningkatkan ketahanan pangan.
Kegiatan diawali dengan mengolah tanah sebagai media tanam yang sebelumnya diberikan pupuk kandang.
Kemudian mulai menyemai bibit sawit di sekitar lahan. Selanjutnya, melakukan pemasangan jaring paranet di sekitar area lahan guna mengurangi masuknya sinar matahari.
"Dan terakhir, dilakukan penyiraman seluruh area yang disemai bibit sawi," jelasnya. Proses penyemaian berlangsung sekitar 7-10 hari. Kemudian bibit akan dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan untuk proses penanaman.
Tanaman sawi merupakan jenis tanaman yang tidak terlalu rumit untuk perawatannya. "Serta tidak memerlukan biaya dan tenaga yang ekstra dalam pembudidayaannya. Sawi hanya memerlukan waktu sekitar 21-38 hari untuk bisa dipanen. Sehingga tanaman ini tergolong mudah untuk dibudidayakan karenanya harapan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh WBP," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)









