BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Padamnya listrik di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akibat gangguan transmisi line 150 KV di Kasongan - Parenggean, Kasongan - Sudan, sejak Selasa, 11 Oktober 2022 malam, membuat aktivitas warga terganggu.
Informasi yang belum pasti mengenai kapan listrik akan kembali nyala membuat warga berbondong-bondong membeli mesin generator set (Genset).
Berdasarkan pantauan Borneonews pada Rabu, 12 Oktober 2022 sore dan Kamis, 13 Oktober 2022 pagi, toko mesin yang berada di sepanjang Jalan Pangeran Antasari dan Jalan Rangga Santrek Pangkalan Bun dipadati pembeli, hingga membuat arus lalu lintas padat merayap.
"Baru ini pembeli genset membludak seperti ini. Karena memang listrik padamnya sampai seharian penuh, dan sampai sekarang belum ada informasi kapan listrik akan nyala normal," kata Rully, pegawai toko UD Flamboyan saat dibincangi Borneonews.
Di sela-sela melayani pembeli dan warga yang menservice gensetnya, Rully menyampaikan bahwa saat ini stok genset sudah menipis dan nyaris habis.
--page
"Stok genset sudah mau habis mas," ucapnya.
Pantauan Borneonews, warga yang pergi ke toko elektronik, selain mencari genset mereka juga mencari alat-alat genset.
"Lagi nyari alat ini mas. Genset lama tidak dipakai ternyata tidak bisa nyala dan harus dibawa ke bengkal," ucapnya.
Berdasarkan informasi PLN ULP Pangkalan Bun, padamnya aliran listrik ini dikarenakan adanya pohon tumbang yang mengenai saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Kabupaten Katingan. Hingga saat ini, petugas PLN masih terus melakukan perbaikan. (DANANG/B-7)









