PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat padamnya aliran listrik yang terjadi di sebagian wilayah Kalteng, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat berbagai aktivitas masyarakat terhambat.

Bahkan, upaya masyarakat mendapatkan air bersih melalui sumur bor yang terpasang di rumahnya juga terhambat karena ketiadaan suplai listrik.

Menyikapi hal itu, anggota TNI Angkatan Laut( AL) bergerak membawa genset keliling desa di sekitar Pos TNI AL Kumai, agar masyarakat sekitar bisa menyalakan mesin pompa air di rumahnya.

"Kegiatan ini kami lakukan mulai kemarin pagi pascamalam sebelumnya aliran listrik terputus. Ide ini kami lakukan secara spontan, karena kebutuhan air di rumah tangga adalah hal yang vital," jelas Komandan Pos (Danpos) AL Kumai Letda (P) Rio Kusuma, Kamis, 13 Oktober 2022.

Danpos AL melanjutkan, pihaknya berkeliling membawa genset tersebut untuk melayani pasokan listrik darurat bagi warga 2 desa di Kecamatan Kumai.

--page

"Secara bergiliran berkeliling ke pemukiman warga 2 desa yaitu Desa Batu Belaman dan Desa Sungai Kapitan. Paling tidak banyuan kecil bisa membantu warga untuk menyalakan mesin pompa air mengisi tandon atau tempat penyimpanan air bersih miliknya," jelas Danpos AL.

Danpos AL sendiri mengakui lantaran keterbatasan jumlah genset, tidak semua warga bisa terlayani.

"Paling tidak ini merupakan upaya kami agar kebutuhan mendasar manusia yaitu air bersih bisa terpenuhi. Harapannya, ada pihak lain yang bisa mengikuti upaya kami ini. Sehingga semakin banyak warga yang bisa terlayani mendapatkan pasokan listrik darurat untuk menyalakan pompa air mengisi tandon," demikian Danpos AL menyampaikan. (WAHYU KRIDA/B-7)