TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Sabai mengapresiasi penyaluran bantuan pendidikan kepada siswa sekolah dasar dari Gerakan Nasional Orang Tua Asuh atau GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan ini, tentu sangat membantu bagi anak-anak yamg kurang mampu," ujar Sabai saat menyaksikan penyaluran bantuan pendidikan bagi anak asuh GN-OTA Barito Timur yang dipimpin oleh Munita Mustika Dewi, Kamis, 13 Oktober 2022.

Dia berharap, bantuan pendidikan tersebut tetap berlanjut, sehingga kedepan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kesulitan dalam menempuh pendidikan.

Kepala SDN Dorong, Turaini mengatakan, dari 18 siswa yang menjadi anak asuh GN-OTA, sebagian besar berasal dari Dusun Mabidek yang berjarak 3 kilometer dari sekolah. Anak-anak tersebut biasanya berjalan kaki saat berangkat dan pulang sekolah.

"Kami sangat berterima kasih karena ini sangat membantu kelangsungan belajar anak-anak kami, dan kami berharap nanti ada sekitar 15 siswa lainnya yang membutuhkan bantuan agar dapat dibantu juga melalui GN-OTA," ujarnya.

--page

Senada, Kepala SDN 5 Tamiang Layang, Indria juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada GN-OTA Barito Timur dan para donatur dari perusahaan atas bantuan pendidikan untuk anak didiknya yang berjumlah 41 orang.

"Kami berpesan kepada anak-anak yang menerima bantuan agar menggunakan bantuan tersebut dengan baik serta terus rajin belajar," ujarnya.

Pada gelombang pertama bulan Juli dan Agustus, GN-OTA Barito Timur menyalurkan bantuan kepada 107 anak asuh. Sedangkan pada gelombang kedua yang dilaksanakan bulan September dan Oktober, disalurkan bantuan kepada 102 anak asuh. (BOLE MALO/B-7)