PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Barat, melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab), dari pejabat lama, Ny.Atika Suyanto kepada Ny.Selvie Juni Gultom, sebagai Plt. Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kotawaringin Barat masa bakti 2019 - 2024, Jumat, 14 Oktober 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Selvie Juni Gultom mengatakan, dalam program kerjanya, akan melanjutkan program yang telah tersusun sebelumnya, kareana peran aktif DWP Kobar ini sangat penting, terutama dalam pemberdayaan perempuan di era globalisasi saat ini.

"Saya ucapkan terima kasih kepada ibu Atika Suyanto atas dedikasinya selama ini untuk kemajuan DWP Kobar, dan saya pun akan melanjutkan program program yang telah tersusun sebelumnya. Maka saya mohon dukungan  dari ibu ibu Pengurus DWP Kobar. Kerjasama yang baik dan sudah terbina selama ini, agar tetap dipertahankan demi kemajuan DWP Kobar," Kata Istri Plt Sekda Kobar. 

Lanjutnya, Selvie mengajak kepada seluruh pengurus DWP Kobar, untuk melaksanakan tugas dan fungsi DWP, yang diantaranya melakukan pembinaan anggota dalam memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian. 

"Hal yang paling penting lagi adalah melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, serta memilki berkepribadian dan berbudi pekerti luhur," tuturnya.

Menurutnya DWP memilki peranan strategis dalam mendukung kelangsungan dan suksesnya pembangunan yang di lakukan pemerintah, berperan penting dalam menunjang tugas suami sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara). 

DWP selain sebagai insprator gerakan kaum wanita, ibu - ibu Dharma Wanita juga memiliki peran besar dalam membantu mensukseskan tugas suami di kantor.

Seperti diketahui bersama, bahwa  ASN memiliki tugas yang berat, selain di tuntut harus disiplin kinerja yang tinggi, ASN juga di minta untuk dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaan dengan baik, dan ini butuh dukungan anggota DWP selaku pendamping suami.

"Sebagai istri seorang ASN kita harus mendukung suami budaya kerja tersebut, kita harus jadi motivator, selian itu selain sebagai seorang istri pendamping suami, juga kita mempunyai peran sebagai seorang ibu yang mendidik anak anak, agar anak anak kita berhasil dan berpotensi menjadi anak yang taat kepada Tuhan, sehingga menjadi teladan bagi masyarakat," pungkasnya.(DANANG/B-6)