BORNEONEWS, Palangka Raya - Di penutup akhir volume 6.2 tahun 2022 Kelas Klinik Bisnis dihadirkan seorang pembicara atau narasumber yang dinilai mampu menginspirasi para mitra Klinik Bisnis.
Dalam rilis yang dikirimkan Klinik Bisnis kepada Borneonews pada Jumat, 14 Oktober 2022 dikatakan bahwa seorang praktisi bisnis kolaborasi, juga seorang mompreneur dihadirkan dalam Kelas Klinik Bisnis terakhir ini. Dia adalah Kurnia Ningrum Lambang Trisnasari yang akrab disapa Nia atau Nyoonyo.
Narasumber ini adalah owner dari Nyoonyohandmade, Tas Una, dan merupakan partner bisnis Maskanulhuffadz kreatif bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi.
Dalam pemaparannya, ibu dari 3 orang anak ini turut menceritakan perjuangan jatuh bangunnya dalam membangun bisnis hingga menemukan passion yang digelutinya hingga saat ini.
"Dalam menjalankan usaha, kita sangat perlu melakukan kolaborasi. Apalagi jika modal usaha yang kita miliki tidak terlalu besar. Dengan kolaborasi kita dapat melakukan tupoksi yang tidak bisa kita lakukan melalui bantuan partner bisnis tersebut," kata Nia.
Diakuinya sebelum sukses seperti saat ini dia pernah mengalami kebangkrutan dalam salah satu usahanya. Namun seiring berjalannya waktu, dengan banyaknya pengalaman, pelajaran yang didapat hingga hubungan relasi yang terjalin antar rekan bisnis serta kesabaran yang dilalui mampu menghantarkannya di titik ini.
"Anda bisa menggambar sendiri, tapi ketika ingin menjadikan gambar itu sebuah produk yang layak jual maka anda butuh melakukan kolaborasi," tuturnya.
--page
Memang menurut Koordinator Klinik Bisnis, Muhammad Asary, sebagai penutup dari Kelas Klinik Bisnis semester 2 ini, Klinik Bisnis menggagas tema seputar "Sempurnakan Bisnis dengan Kolaborasi".
"Melalui kelas ini harapannya para peserta, terutama mitra UMKM dapat melakukan giat kolaborasi untuk mengembangkan aktivitas usahanya. Baik itu secara personal UMKM maupun kerjasama besar lainnya," jelas Asary lagi. (TESTI PRISCILLA/B-6)









