BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meskipun dibentuk sebagai relawan kebakaran, namun atas nama kemanusiaan para Relawan Balakar Manggala Yudha Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) selalu siap memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak musibah, meskipun tidak ada kaitannya dengan kebakaran.
Para relawan Balakar Manggala Yudha memberikan pertolongan pada warga terdampak banjir, dengan melakukan evakuasi lansia yang terjebak banjir dengan sarana prasarana yang minim, di Desa Kumpai Batu Bawah (KBB), Kecamatan Arut Selatan, Sabtu, 15 Oktober 2022.
Disampaikan oleh Ketua Relawan Balakar Manggala Yudha Moh. Salim Ikhsan, bahwa dengan peralatan terbatas pihaknya beserta pemerintah desa setempat, melakukan evakuasi lansia secara perlahan dari rumahnya yang terdampak banjir, ketempat yang lebih aman.
"Jumlah lansia yang sudah rekan - rekan evakuasi itu ada 6 KK terdiri dari 22 jiwa. Dan ada 1 orang lansia dalam keadaan sakit. Ini merupakan update data sampai dengan jam 4 sore tadi," ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa dengan kondisi wilayah Desa Kumpai Batu Bawah yang hampir 90 persen daratannya terendam banjir. Masih banyak warga yang meminta pertolongan untuk dibantu proses evakuasi.
--page
"Jadi, hampir 90 persen daratan di KBB sudah tergenang air, dan masih banyak warga yang minta dievakuasi," tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, maka untuk di KBB tidak ada tempat pengungsian. Sementara warga KBB yang dievakuasi, sebagian besar mengungsi ketempat sanak saudaranya yang lokasinya bebas banjir.
"Sementara warga memilih menumpang di sanak saudaranya atau teman di Kumpai Batu Atas, bahkan sampai dengan saat ini masih belum ada kepastian dimana tempat pengungsian dan dapur umumnya," jelasnya.
Adapun kendala yang dialami di lapangan, yaitu terkait armada yang terbatas untuk memobilisasi warga yang akan mengungsi. Namun, relawan Balakar Manggala Yudha bekerja sama dengan Pemdes setempat, akan terus melakukan upaya yang terbaik untuk warga yang terdampak.
"Semoga musibah ini segera berlalu, 'Salam Tangguh Untuk Kemanusiaan'," pungkasnya. (DANANG/B-5)









