SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang akan melaksanakan program harus lebih dulu melakukan penelitian. 

Hal tersebut agar program atau pembangunan yang dilaksanakan tidak sia-sia, dan memberikan dampak yang baik bagi daerah. 

"Melalui penelitian dan riset, maka akan muncul ide-ide inovatif dan kreatif, guna menjawab peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut," ujar Halikinnor, Senin, 17 Oktober 2022. 

Halikinnor menerangkan hal itu pada saat membuka kegiatan seminar akhir laporan penelitian potensi dan prioritas industri kreatif skala mikro, kecil dan menengah di Kotim. 

Dirinya mengatakan bahwa untuk memulai suatu investasi harus difikirkan dengan matang. Agar hasilnya tidak sia-sia dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah. 

Oleh sebab itulah, dirinya menekankan agar perlunya riset yang melibatkan pendidikan tinggi dan lembaga penelitian pengembangan. Karena di era revolusi industri 4.0, peran sumber daya manusia (SDM), iptek dan inovasi sengat besar. 

"Saya harap kedepannya bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga litbang di tingkat provinsi. Guna menghasilkan riset-riset berkualitas dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan masyarakat," kata Halikinnor. 

Dirinya yakin kebijakan yang berbasis riset berujung pada keakuratan, tepat waktu, dan kredibel. Karena bukan hanya mendukung kebijakan pemerintah, namun begitu juga dengan halnya komunikasi dan beradaptasi bersama budaya kerja industri. 

"Jangan takut keluar biaya mahal untuk penelitian. Karena apa yang di hasilkan juga sebanding dengan biaya tersebut," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)