BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar festival Bahasa dan Budaya Daerah jenjang SD dan SMP Tahun 2022, sebagai salah satu upaya dalam rangka melestarikan budaya daerah.
Dalam festival yang akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 17 - 18 Oktober 2022 kali ini, dilaksanakan lomba bercerita, puisi dan pidato dalam bahasa daerah melayu dialek Kotawaringin, dan berlangsung di Rumah Adat Betang Pasir Panjang, Desa Pasar Panjang, Kecamatan Arut Selatan.
Dibuka seara resmi oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kobar, festival ini dihadiri juga dari perwakilan Pusat Pengembangan dan perlindungan Bahasa dan Sastra Kemdikbudristek dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, pada Senin, 17 Oktober 2022.
Pj Bupati Anang Dirjo menyambut baik penyelenggaraan festival ini, sebagai bagian melestarikan warisan budaya lokal khususnya bahasa.
"Bahasa memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, selain sebagai instrumen komunikasi, bahasa menunjukkan identitas suatu bangsa," kata Anang Dirjo.
--page
Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi pemicu dalam usaha yang lebih kompreshensif dan masif untuk melestarikan bahasa daerah.
Anang Dirjo menilai, jika bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan dalam mempertahankan eksistensi kebudayaan lokalnya, termasuk bahasa daerah.
"Arus globalisasi yang kuat, turut mendorong masuknya berbagai kebudayaan asing ke negara kita, hal ini tentu saja menjadi tantangan besar bagi para generasi muda indonesia dalam melestarikan bahasa daerah," tuturnya. (DANANG/B-5)









