SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor akan menjadikan Jalan Tjilik Riwut sebagai lokasi ikon wisata baru di Kota Sampit. 

Rencana itu disambut baik oleh masyarakat, karena lokasi tersebut saat ini sangat gelap dan rawan terjadinya aksi kriminalitas saat malam hari. 

"Tentu kami sangat berterimakasih dengan rencana tersebut, apalagi saat ini pembangunan awal sudah mulai terlihat, karena tiang lampu lengkuas sudah terpasang," ujar Rafiudin, warga Perumahan Bukit Permai yang tepat berada di sekitar lokasi tersebut. 

Rencananya, Jalan Tjilik Riwut yang dijadikan ikon wisata baru Sampit itu berada di antara Bundaran Adipura hingga Bundaran Patung Tjilik Riwut. Saat ini, tiang lengkung lampu sudah mulai terpasang dan akan dilanjutkan pemasangan ornamen lampu lainnya di median jalan. 

Rencana lainnya yakni jalan tersebut akan dijadikan seperti terowongan dengan penuh hiasan lampu warna warni. Bahkan di pinggirannya juga dijadikan lokasi berjualan dan tempat santai masyarakat.

--page

"Kalau itu benar-benar terwujud, tentu bukan hanya menjadikan lokasi ini tempat wisata. Namun juga meminimalisir aksi kriminal, dan menjadi lokasi favorit masyarakat," kata Rafiudin. 

Dirinya berharap, program pemerintah tersebut juga menyasar jalan di lokasi tersebut yang saat ini sering tergenang saat terjadinya hujan. 

"Kami juga berharap agar aspal jalan juga dibenahi. Sehingga, saat hujan deras turun tidak ada lagi genangan air di lokasi," harap Rafiudin. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)