BORNEONEWS, Sukamara - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah memantau langsung kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara di arena Sukamara Expo 2022.
Kepala Kepala Disdikbud Sukamara, M Yunus mengatakan, kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 16 Oktober sampai dengan 17 Oktober 2022.
"Dan saat pembukaan FTBI kemarin, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, ibu Valentina Lovina Tanate beserta rombongan memantau langsung kegiatan," kata Kepala Disdikbud Sukamara M Yunus, Senin, 17 Oktober 2022.
Dia menuturkan, FTBI digelar dalam rangka melaksanakan program revitalisasi bahasa melayu dialek kotawaringin di Kabupaten Sukamara. Festival tersebut diikuti 20 sekolah.
"Ada sebanyak 20 sekolah yang dilibatkan dalam kegiatan FTBI ini terdiri atas tingkat SD dan SMP dengan jumlah peserta 120 orang," ujar Yunus.
--page
Adapun katagori lomba yang dipertandingkan dalam FTBI adalah lomba seloka, lomba mendongeng berbahasa daerah melayu kotawaringin, lomba membaca puisi berbahasa daerah Melayu kotawaringin, lomba pidato berbahasa daerah Melayu kotawaringin dan lomba pantun berbahasa daerah Melayu kotawaringin.
Terkait dengan pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah dialek kotawaringin ini sendiri, pihak Dinas Dikbud Sukamara masih membatasi jumlah peserta FTBI karena keterbatasan anggaran yang tersedia, sehingga dibatasi hanya untuk sekolah yang akan dijadikan percontohan.
"Karena masih terbatas pada anggaran dan sebagai tahap awal maka untuk kegiatan fTBI tahun ini kita batasi dan hanya melibatkan 20 sekolah sebagai sampling yakni SD serta SMP, termasuk sekolah yang akan menerapkan kurikulum merdeka," pungkas M Yunus. (NORHASANAH/B-7)









