BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meninjau eks kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat rehabilitasi korban narkotika. Kegiatan tersebut dilaksanakan, Senin 17 Oktober 2022 sore.
"Hari ini saya ditemani oleh beberapa pihak terkait seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Koordinator Percepatan Pelaksanaan Program Tiga Smart Aprianto, pihak dari Yayasan Galilea dan lainnya meninjau kesiapan rumah rehabilitasi narkotika yang ada di wilayah Gunung Mas," ujarnya.
Tempat rehabilitasi tersebut menjadi salah satu cara menyelesaikan permasalahan narkoba di wilayahnya.
"Ketika ada yang terdeteksi menggunakan narkoba lalu diberi sanksi lalu dibiarkan begitu saja, itu tidak menyelesaikan masalah," terang Jaya.
Dengan dibangunnya tempat rehabilitasi di Gunung Mas, Jaya berharap ke depannya korban narkoba khususnya yang di Kabupaten Gunung Mas bisa direhabilitasi di eks kantor DLHKP tersebut sehingga nantinya mereka bisa sehat jasmani dan rohani.
Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini mengatakan, penanganan korban narkotika menjadi salah satu program tiga smart tepatnya smart human resources yang mana dengan SDM yang baik makan diharapkan pembangunan di Gunung Mas bisa semakin baik pula.
--page
Dalam kesempatan tersebut, Jaya berkesempatan melihat beberapa ruangan yang ada di eks kantor DLHKP Gunung Mas tersebut. Rencananya, pihaknya akan launching tempat rehabilitasi narkoba Gunung Mas itu pada 25 Oktober 2022. (RISKA YULYANA/B-11)









