PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat telah menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait, dalam rangka penanggulangan bencana banjir yang kini semakin meluas di wilayah Kobar, Senin, 17 Oktober 2022.

Pj Bupati Kobar, Anang Dirjo menyampaikan kondisi banjir saat ini semakin besar, sehingga ia memerintahkan agar status tanggap darurat bencana banjir diperpanjang serta meminta kepada instansi terkait, untuk segera mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir.

"Hari ini saya perintahkan kepada dinas terkait, agar bantuan segera dikumpulkan dan besok sudah bisa didistribusikan," katanya.

Untuk itu Anang Dirjo meminta kepada Dinas Sosial Kobar untuk segera menggali data para warga atau korban terdampak banjir, dengan berkoordinasi dengan pihak Camat, Lurah, Kades, RT, serta dibantu juga oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Disamping itu juga, bagian keuangan dalam hal ini BPKAD Kobar diminta untuk standby atau bersiap selama 24 jam. Sehingga, apabila sewaktu - waktu dibutuhkan dapat segera teratasi.

"Berbicara anggaran yang kita siapkan atau anggaran yang tersisa untuk penangan banjir sementara ini ada sekitar 2,8 miliar," ungkapnya.

Dalam penanganan musibah banjir ini tentu harus ada sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda dan juga pihak lainnya, seperti relawan dan swasta. Maka dengan begitu penanganan bencana dapat maksimal.

"Beberapa peralatan dari unsur TNI dan Polri juga kita butuhkan untuk membantu mengevakuasi warga yang terisolir," pungkasnya.

--page

Dalam kesempatan ini, Anang Dirjo mengimbau warga yang terdampak banjir dan masih bertahan di rumahnya masing - masing, agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, berdasarkan prakiraan BMKG bahwa hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga Desember.

"Berdasarkan prakiraan BMKG hujan masih tinggi, sehingga potensi banjir masih akan terjadi di Kobar. Maka warga yang masih bertahan di rumah agar waspada, perhatikan masalah kelistrikan dan jika tidak memungkinkan agar segera mengungsi," pungkasnya. (DANANG/B-11)