POLDA Aceh memburu dua terduga penculik seorang pejabat pemerintah yang meminta tebusan ratusan juta rupiah.


“Polisi terus memburu dua dari empat pelaku penculikan seorang pejabat Pemerintah Aceh. Sedangkan dua lagi tewas ditembak dalam sebuah penyergapan di Bireuen,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi di Banda Aceh, Selasa.


Dua pelaku penculikan tersebut diketahui dari keterangan korban. Korban yang berhasil diselamatkan mengaku diculik empat orang ketika hendak pulang di kawasan Leung Bata, Banda Aceh, Kamis (28/1) sekitar pukul 19.30 WIB.


Sedangkan dua pelaku lainnya tewas ditembak bersamaan keluarga korban menyerahkan uang tebusan Rp680 juta. Polisi dan pelaku sempat terjadi kontak tembak sekitar 15 menit di kawasan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Senin (1/2) sekitar pukul 11.30 WIB.


Kapolda menyebutkan, identitas dua pelaku yang diburu sudah diketahui. Karena itu, keduanya diminta segera menyerah sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan saat penangkapan.


“Sedangkan korban saat ini dalam pemeriksaan polisi. Korban dalam kondisi baik. Hanya saja korban masih trauma dengan kejadian yang dialaminya,” kata Kapolda.


Jenderal berbintang dua itu menyebutkan dua penculik yang tewas ditembak bernama Barmawi dan Ismuharuddin. Keduanya warga Nisan Antara, Kabupaten Aceh Utara.


Dari tangan penculik yang tewas, polisi menyita uang tebusan Rp680 juta, sepucuk senjata api laras pendek jenis FN beserta magasin dan 11 peluru.(ANT/B-11)