BORNEONEWS, Sukamara - Upaya mengantisipasi banjir yang semakin meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara persiapkan Balai Pelatihan Guru (BPG) sebagai lokasi penampungan, mengingat saat ini kondisi debit air Sungai Jelai terus meningkat.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan upaya antisipasi telah pihaknya lakukan dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi, terutama di Kelurahan Mendawai dan Kelurahan Padang.
Salah satunya adalah menyediakan tempat penampungan yang sudah disiapkan oleh BPBD Sukamara di dua lokasi, yakni di halaman Gedung Gawi Barinjam yang beralamat di jalan P Sukarma Kelurahan Padang, dan juga di samping mushola Al Bahrain jalan Reginal Kelurahan Mendawai.
"Kalau keadaan lebih buruk kita menyiapkan tempat-tempat pengungsian lain yang lebih layak. Untuk sekarang ada tenda-tenda yang disiapkan apabila ada masyarakat yang terpaksa mengungsi," ujarnya.
Windu menuturkan, salah satu tempat yang disiapkan sebagai wadah penampungan adalah BPG, mengingat gedung tersebut cukup luas dan memiliki banyak ruangan yang bisa tinggali sementara oleh warga.
--page
"Kalau keadaan semakin parah, kita persiapkan tempat pengungsian yaitu Balai Pelatihan Guru, tetapi kita berharap air bisa kembali surut sehingga masyarakat kira bisa kembali beraktivitas normal," harapnya. (NORHASANAH/B-11)









