PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta kepada seluruh bupati dan wali kota untuk hadir membantu masyarakat, yang terdampak inflasi daerah.

Inflasi yang terjadi saat ini disebabkan berbagai hal yang sangat kompleks, di samping kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir juga keadaan global.

"Di Kalimantan Tengah, cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi serta hama penyakit mengakibatkan gagal panen, itu menjadi salah satu penyebab inflasi beras di Kalimantan Tengah," katanya, Senin 17 Oktober 2022.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah berupaya menangani inflasi secara masif terhadap komoditas yang dianggap ada lonjakan kenaikan harga barang.

"Saya meminta untuk jangka pendek, amankan stok beras karena itu sangat penting. Jangan sampai kebutuhan utama masyarakat ini kekurangan," tegasnya.

Selain itu pihaknya telah menyiapkan anggaran dua persen dari Dana Belanja Tak Terduga (BTT) dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk memaksimalkan penanganan inflasi daerah.

"Saya mengharapkan agar kita dapat bergerak bersama selaras menangani inflasi ini. Pemerintah harus hadir disaat seperti ini. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan," tutupnya. (NOPRI/B-11)