PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya menimbulkan meningkatnya debit air Sungai Rungan dan Sungai Kahayan.

Hal itu menyebabkan beberpa wilayah mulai terendam banjir dan salah satu yang mulai terdampak adalah wilayah Kelurahan Ketimpun.

Jadi, saat ini akses utama warga Ketimpun bawah mulai terendam dan menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat.

"Untuk aktivitas mulai terganggu karena jalan utama sudah mulai terendam. Bahkan debit air terus naik setiap harinya. Anak-anak yang ingin pergi ke sekolah hari menggunakan ces," ungkap Kris salah seorang warga Petuk Ketimpun bawah, Selasa 18 Oktober 2022.

Berdasarkan pantauan di lapangan banjir yang menutupi badan jalan antara 15-30 cm dibeberpa titik jalan. Meski dapat di lalui namun tidak sedikit kendaraan roda dua yang mogok.

Sementara itu Babinsa Kelurahan Petuk Ketimpun Pelda Nurkholis yang memantau debit air mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melalui genangan, khususnya bagi pengendara roda dua khususnya.

--page

"Tetap waspada untuk melalui banjir ini, karena kondisi jalan yang tergenang ada beberpa titik yang berlubang dan arus yang cukup deras," terangnya.

Bahkan beberpa pengendara mendotong kendaraannya untuk melalui bajir dengan bantuan anggota Babinsa yang ada di lapangan. (AGUS/B-6)