BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses belajar mengajar di SDN 1 Petuk Ketimpun masih berjalan normal atau seperti biasa meskipun halaman sekolah dilanda banjir.
Kepala Sekolah SDN 1 Petuk Ketimpun, Ledang menjelaskan, proses belajar mengajar masih seperti biasa, bahkan untuk pengurangan jam belajar pun belum diberlakukan.
"Semua proses belajar masih berjalan seperti biasanya. Kecuali nantinya banjir mulai tinggi dan akses jalan tertutup maka akan kita liburkan," ucapnya, Rabu, 19 Oktober 2022.
Meski begitu, untuk menentukan libur dan tidaknya, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan terlebih dahulu.
"Kordinasi pasti kita lakukan untuk meminta persetujuan dari dinas pendidikan. Karena rata-rata murid berasal dari Petuk Katimpun bawah dan hanya satu akses yang bisa dilalui, jadi bila banjir tidak bisa beraktifitas seperti biasa," terangnya.
--page
Ledang juga berharap, banjir tidak terus naik, sehingga proses belajar mengajar tidak terhenti. "Belajar di rumah terkadang tidak maksimal, karena anak-anak akan lebih fokus dengan banjir ini. Lain halnya bila liburnya bukan karena bencana alam," pungkasnya. (AGUS/B-7)









