BORNEONEWS, Palangka Raya - Luapan air sungai Rungan kembali memasuki kawasan marang bawah tepatnya di wilayah pinggiran sungai, bahkan sebagian ruma sudah mulai terendam hingga teras rumah.
Lurah Marang Yulianti Ningsi mengatakan luapan air sudah sejak tiga hari yang lalu, sementara ini ada akses jalan yang terputus akibat luapan tersebut.
"Ada beberapa titik yg tergenang air sehingga menyebabkan jalan menuju marang bawah ke pemukiman penduduk mengalami kerusakan seperti jembatan dan akses jalan utama," terangnya, 19 Oktober 2022.
Sementara debit air mencapai 20-80 cm. Beberpa aktivitas masyarajat seperti sekolah dan bekerja mulai terganggu karena akses jalan yang sudah mulai terendam.
"Saat ini banjir sudah memasuki teras rumah beberapa rumah warga. Bahkan karena tingginya banjir ini aktivitas masyarakat Marang Bawah Mulau terganggu," tukasnya.
Ningsih berharap semoga luapan air tidak meningkat dari hari ini dan cepat surut kembali, sehingga aktifitas masyarakat dan perekonomian masyarakat Marang khususnya tetap setabil.
--page
Babinsa Kelurahan Marang Agus Sunarto mengibau masyarakat untuk terua berhati-hati saat beraktifitas di tengah banjir.
"Kita akan siap membantu masyarakat apabila diperlukan dan siap memantau terus kondisi banjir sebagai bentuk menetukan langkah kedepan," terangnya. (AGUS/B-6)









