LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamandau masuk dalam Satuan Tugas (Satgas) reaksi cepat penanganan bencana Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor).

Sekretaris PWI Kabupaten Lamandau, Bayu Harisma Nugraha menjelaskan, keterlibatan juarnalis di Lamandau ke dalam satgas kebencanaan tersebut sudah berjalan sejak tahun sebelumnya.

“Kita selalu mengusulkan Anggota PWI dan sejumlah jurnalis di Lamandau dalam penanganan bencana melalui satgas yang dibentuk oleh pemkab. Alhamdulillah usulan kita diakomodir,” kata Bayu di Nanga Bulik, Kamis, 20 Oktober 2022.

Bergabungnya para jurnalis dalam satgas Batingsor sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lamandau. PWI Lamandau sebagai organisasi profesi kewartawanan mewakili insan pers tergabung di kesekretariatan untuk mengelola data dan informasi serta menjadi bagian dari relawan yang turun langsung ke lapangan.

Dijelaskan Bayu, Satgas Batingsor Pemkab Lamandau merupakan tim reaksi cepat yang bertugas melakukan penanganan dan penanggulangan bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

--page

“Satgas Batingsor juga merupakan gabungan dari berbagai unsur seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Dinas Sosial, Polri, Dinas PU, Dinas Kesehatan hingga dari unsur relawan,” sebutnya.

Satgas Batingsor Pemkab Lamandau dikomandani langsung Bupati Lamandau, Hendra Lesmana dengan Wakil Komandan Satgas Dandim 1017 Lamandau dan Kapolres Lamandau. Adapun posisi ketua pelaksana Satgas Batingsor di lapangan adalah Kepala BPBD Lamandau. (HENDI NURFALAH/B-7)