BORNEONEWS, Palangka Raya - Sulitnya bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di tengah situasi saat ini, harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah (Pemda).
Anggota DPRD Kalteng, Wisman mengatakan, UMKM merupakan salah satu sektor unggulan dalam rangka pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, ia berharap, pemda dapat mendukung usaha tersebut seperti meringankan beban pelaku UMKM di Kalteng dengan memberikan bantuan pembiayaan dari kredit perbankan para pelaku UMKM yang ada.
"Harapan kita ada sedikit intervensi dari pemda terhadap bunga pembiayaan atau kredit modal untuk UMKM dari perbankan, karena ada banyak hal yang bisa dilakukan apabila kita sepakat agar bunga tersebut bisa ditanggung oleh pemerintah, dalam rangka meringankan beban UMKM di Kalteng ini," ujarnya, Kamis, 20 Oktober 2022.
Wisman menyebut, bertahan serta bangkitnya UMKM pasca pandemi Covid-19 ditambah dengan kondisi inflasi yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Sehingga perlu adanya dorongan dalam bentuk bantuan kepada para pelaku usaha untuk membangkitkan kembali gairah perekonomian di Kalteng terutama bagi UMKM.
Menurutnya, bantuan tanggungan pembiayaan bunga perbankan untuk UMKM tidak hanya dikelola atau dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja, tapi juga bantuan itu bisa dialokasikan melalui Corporate Social Responcibility (CSR) dari pihak terkait lainnya.
--page
"Pemda bisa mengalokasikan itu melalui kebijakan CSR, baik dari Bank Kalteng atau perusahaan swasta yang beroperasi di provinsi ini, tidak harus semuanya dibebankan pada APBD. Jadi, nanti tinggal bagaimana pemda melalui dinas atau instansi terkait mengelola kebijakan tersebut," imbuhnya. (DONNY D/B-7)









