NAHAS menimpa Saruani (40 tahun) dan Rayani Rita (40). Kedua guru ini dilindas sebuah dum truk setelah sebelumnya sepeda motor yang mereka naiki menabrak sebuah lubang hingga mereka terjatuh di Jalan Trans Kalimantan Ampah-Buntok, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur (Bartim), Senin (1/2/2016) malam lalu.
Akibat peristiwa tersebut Saruani mengalami luka parah pada bagian dada kiri dan Rita mengalami luka pada bagian kaki kiri, hingga keduanya harus dilarikan ke RSUD Tamiang Layang setelah sebelumnya mendapat perawatan pertama di puskesmas setempat.
Menurut Anto (25), saksi mata, kejadian bermula ketika kedua korban mengendarai kendaraan roda dua kecepatan sekitar 40 km per jam, tampak menghindari lubang untuk mengambil jalan sebelah kanan yang kondisi bagus. Namun, dari lawan arah atau Buntok, sebuah dum truk Truk juga melintas dengan pelan.
Diduga menghindari truk tersebut dua korban yang berboncengan menabrak lubang dan tanpa sengaja truk itu melindas nya.
Keterangan Kardi (58), suami Saruani, istrinya itu pulang dari Tamiang Layang untuk mengurus administrasi di ibukota kabupaten dari siang hari.
“Istri saya dan temannya memang berangkat ke Tamiang Layang sejak siang lantaran ada administrasi yang diselesaikan,” ucap Kardi.
Mendapat kabar istrinya mengelami kecelakaan Kardi langsung ke lokasi kejadian.
Kardi menilai ruas jalan di sana memang banyak yang rusak. Ia mengimbau agar Pemprov Kalteng segera memperbaiki lubang-lubang di jalan agar tidak ada korban lagi berikutnya.
Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Selasa (2/2/2016), berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov terkait rusaknya jalan Buntok - Ampah itu. “Kami segera koordinasi agar lakalantas tidak terus terjadi.” (AI/B-5)


