PALANGKA RAYA –



BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Niksen S Bahat meminta kepada pemda supaya dapat memastikan cadangan pangan daerah tetap tersedia, terutama untuk antisipasi kelangkaan dan juga tanggap dalam penanganan bencana.

Niksen mengatakan, cadangan pangan menjadi hal sentral yang harus dipenuhi pemerintah. Sebab, di saat terjadinya bencana pasti kebutuhan terhadap pangan sangat diperlukan oleh masyarakat yang terdampak.

"Seperti yang terjadi saat ini di Kalteng ada 9 kabupaten dan kota yang terdampak banjir, pastinya kebutuhan akan pangan diperlukan terutama bagi pemerintah untuk manyalurkan bantuan, kadi cadangan pangan itu harus tersedia," ucapnya, Jumat, 21 Oktober 2022.

Niksen menjelaskan terjadinya bencana tentu tidak dapat diprediksi, oleh karenanya jangan sampai ketika ada musibah bencana alam daerah tidak mempunyai cadangan pangan untuk membantu masyarakat, maka dari itu hal ini perlu diantisipasi dengan memastikan ketersediaan stok pangan.

Di sisi lain, Niksen mengharapkan pemda supaya dapat meningkatkan sinergitas bersama Perum Bolug yang berperan dalam penyediaan logistik pangan, sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana seperti banjir bisa terpenuhi dengan baik.

--page

"Kami juga menyarankan agar pemda bisa aktif untuk memenuhi ketersediaan pangan dari sumber-sumber lain. Supaya nanti ketika ada bencana pemerintah tidak kewalahan, dan bisa mempercepat penyaluran bantuan itu kepada maayarakat yang terdampak," ucapnya.

Di tempat terpisah, Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Perum Bulog Wilayah Kalteng, Akhmad Ronni Anwar menyebut bahwa pihaknya dapat memastikan kondisi logistik pangan di wilayah Kalteng tetap aman. Perum Bulog pun telah menyiapkan cadangan logistik yang memang diperuntukan sebagai antisipasi saat terjadi bencana.

"Cadangan pangan khususnya beras masih aman, bahkan di triwulan keempat ini kami akan menerima kiriman logistik mencapai 4 ribu ton. Sebelumnya juga kami sudah menyiapkan cadangan beras untuk antisipasi jika terjadi bencana yaitu sekitar 100 ton untuk masing-masing kabupaten atau kota," tukasnya. (DONNY D/B-7)