PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mendorong pemda melalui instansi terkait agar dapat menempatkan bidan di setiap puskemas pembantu (pustu) di wilayah pedesaan.

Dia mengungkapkan, khususnya di Kalteng hingga sampai saat ini, masih banyak pustu di wilayah pedesaan yang tidak ada memiliki bidan. Padahal, keberadaannya sangat penting untuk membantu masyarakat khususnya ibu-ibu terutama ketika hendak melahirkan.

"Hal ini juga kerap menjadi aspirasi masyarakat ketika kita melaksanakan reses di dalam daerah, karena memang keberadaan bidan ini sangat penting. Oleh karena itu, kita minta pemda supaya memperhatikan hal ini," ucapnya, Jumat, 21 Oktober 2022.

Dia menjelaskan, di wilayah Kalteng ini ada banyak desa yang jauh dari pusat fasilitas kesehatan, bahkan ada juga yang masih menggunakan kelotok untuk dapat keluar desa. Sehingga, keradaan pustu yang terdapat bidan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Tentu keberadaan bidan bagi masyarakat di daerah pedalaman sangat diperlukan. Ketika ada ibu-ibu yang hendak melahirkan apabila ada bidan di desa akan cepat ditangani, sebaliknya jika tidak ada masyarakat harus merujuk ke pusat fasilitas kesehatan yang ada di kecamatan atau ibu kota kabupaten, itu akan memakan waktu yang cukup lama karena jarak tempuh," jelasnya.

--page

Dirinya berharap, keberadaan bidan hingga wilayah-wilayah pelosok dapat dipenuhi oleh pemda di provinsi ini secara merata agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat maksimal. Terkait keberadan bidan ini juga supaya bisa menjadi perhatian serius pemerintah daerah. (DONNY D/B-7)