LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Ada 351 orang dari 39 kontingen yang berasal dari perwakilan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Perguruan se-Kalimantan Tengah mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bupati CUP 1 Lamandau tahun 2022.

“Pencak silat merupakan salah satu warisan Bangsa Indonesia. Pencak silat sebagai olahraga dan seni bela diri harus kita lestarikan dan diajarkan kepada seluruh masyarakat”, kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana, Jumat, 21 Oktober 2022.

Bupati melanjutkan, kejuaraan pencak silat tersebut bertujuan mencari atlet-atlet baru untuk dibina menjadi atlet pencak silat yang profesional, mampu berprestasi dan membawa harum nama Kabupaten Lamandau.

“Saya berharap melalui ajang ini dapat mempererat silahturahmi dan persaudaraan antara sesama atlet pencak silat. Selain itu, juga dapat menjadi ajang mengukur kemampuan, saling berbagi pengetahuan dan teknik dalam meningkatkan kualitas pencak silat,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua IPSI Kabupaten Lamandau, Muhamad Irwansyah. Digelarnya pertandingan atau Kejuaraan Pencak Silat Bupati CUP 1 Lamandau tahun 2022 itu dijadikan ajang untuk menjaring para atlet berpotensi.

--page

“Nantinya atlet yang keluar sebagai juara akan menjadi wakil Kabupaten Lamandau dalam kompetetisi ditingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, atlet-atlet yang terjaring dalam pertandingan tersebut, juga dipersiapkan menghadapi event pekan olah raga provinsi atau Porprov Kalteng pada tahun 2023 mendatang. (HENDI NURFALAH/B-7)