PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemenang hibah program World Class Professor 2022 atau WCP 2022, Profesor Rahmawaty dari Universitas Sumatera Utara atau USU, Indonesia diundang menjadi Speaker dan memaparkan mengenai pentingnya Sistem Informasi Geografis atau SIG kepada para mahasiswa di Faculty of Forestry and Enviroment Malaysia, University Putra Malaysia atau UPM.

"Tujuan ke XV, Life on Land dari 17 agenda tujuan Sustainable Development Goals atau SDGs 2015-2030 adalah melindungi, merestorasi, dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem daratan, mengelola hutan secara lestari, menghentikan penggurunan, memulihkan degradasi lahan, serta menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati," kata Prof Rahma memulai presentasinya.

Sementara SIG ialah Sistem Informasi Geografis, lanjutnya, dengan pengertian sekumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi dan personil yang dirancang untuk

secara efisien merekam, menyimpan, memperbaharui, memanipulasi, menganalisis, dan menyajikan semua bentuk informasi yang bereferensi geografis.

"Semua komponen dari SIG ini harus ada, tidak boleh tertinggal satu pun, harus benar-benar lengkap untuk dapat bekerja dengan maksimal," tegasnya.

--page

Kegiatan Lecture Series ini menurut Prof Rahma dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh lebih dari 130 peserta zoom dan lebih dari 30 orang peserta yang ikut secara langsung di Faculty of Forestry and Environment, UPM.

"Acara ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa magister dan doctor Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan yakni S2 dan S3 Sekolah Pasca Sarjana USU, dan dosen dan mahasiswa dari Faculty of Forestry and Environment, UPM, Fakultas Kehutanan USU yakni Program Studi Kehutanan S1 dan S2 serta mahasiswa," tuturnya.

Dalam Kesempatan ini, Prof Rahmawaty yang juga sebagai ketua Program Studi Magister dan Doktor Pengelolaan SDA dan Lingkungan menyampaikan materi terkait Aplikasi Sistem Informasi Geografis atau SIG dalam bidang kehutanan dan pengelolaan SDA dan Lingkungan.

Rangkaian kegiatan Kunjungan Peserta WCP Prof Rahmawaty ke University Putra Malaysia atau UPM pada tanggal 9-26 Oktober 2022 ini juga turut dihadiri oleh salah satu anggota tim yang ikut ke UPM yaitu Prof Dr Abdul Rauf. (TESTI PRISCILLA/B-7)