LAPORAN: RAFFIUDIN (Sampit)

KEPALA Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Timur, Other, memberi peringatan kepada para pejabat agar berhati-hati mengelola paket proyek dan jangan sampai main mata dengan kontraktor. Baik itu proyek fisik maupun pengadaan. Terutama proyek penunjukkan langsung (PL).
“Tolong kalau tidak ingin kepohonan, jangan ada istilah mengkondisikan proyek, terutama proyek penunjukan langsung (PL) karena rawan temuan,” tegas Kepala Inspektorat Kotim, Other, di kantornya,  Senin (2/2/2016).

Hal itu ditegaskan Other dihadapan para kepala dinas, badan, camat serta pejabat eselon saat Rapim Teppra I 2016 di Aula Bappeda Kotim, Senin (2/2) lalu.  Dia mewanti-wanti agar pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik dan benar. Sehingga para kontraktor pun mendapatkan proyek sesuai dengan prosedur serta melaksanakannya.
“Ini ranahnya pejabat pengadaan untuk hati-hati. Jangan mentang-mentang penunjukan langsung lalu seenaknya,” katanya.

Other dengan tegas meminta para pejabat di daerah itu agar hati-hati dalam mengelola proyek tersebut. Sebab, pengalaman pada 2015 katanya, ada pengkondisian dalam membagi paket proyek. Hal itu dianggap sepele sehingga terdapat beberapa perusahaan yang tidak menyelesaikan pengerjaannya. “Jangan sampai analisa saya itu jadi kenyataan, makanya hati-hati, jalankan sesuai prosedur,” tegasnya.

Selain mengingatkan agar para pelaksana taat aturan. Other juga meminta mereka berani melaporkan jika ada rekanan yang dinilai nakal dalam mengerjakan proyek. Pihaknya tidak segan-segan akan menindak langsung sesuai dengan aturan yang ada. “Pejabat penyedia jangan segan-segan menginformasikan ke kami rekanan yang nakal itu kami akan langsung blacklist. Termasuk berusaha mempengaruhi lewat sms atau apa karena tujuan kita untuk kebaikan bersama." (FI/B-7)