BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Barito Timur yang baru dilantik untuk periode kepemimpinan 2021-2026, Munita Mustika Dewi mengatakan, hal pertama yang akan dilakukan PMI adalah membina sukarelawan.
"Pertama kami akan membina dulu para relawan kami, itu dulu yang perlu kami mantapkan karena PMI ini sifatnya sukarelawan. Jadi kami harus menghimpun orang-orang yang bisa bekerja sama dengan PMI," ungkap Munita saat diwawancarai usai pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Barito Timur di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Sabtu, 22 Oktober 2022.
Selanjutnya PMI Barito Timur yang saat ini telah memiliki bank darah akan dibuatkan markas serta disediakan mobil operasional untuk memudahkan kegiatan berbagai PMI.
Ketua PMI Kalteng, Suhaemi menyampaikan harapannya agar pengurus PMI yang baru dilantik mengibarkan panji-panji kemanusiaan di Barito Timur.
"Saya mengapresiasi ibu ketua yang baru tadi menargetkan hal pertama dalam kepemimpinannya yaitu mempersiapkan sukarelawan PMI, karena dalam PMI yang melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan adalah relawan bukan pengurus, pengurus hanya mengatur saja," ujarnya.
Dia menambahkan, jika terjadi bencana tidak mungkin pengurus yang terjun ke lapangan, melainkan relawan yang dari masyarakat yang telah dilatih agar memiliki kemampuan dan keterampilan penanganan bencana karena PMI bukan saja bergelut dengan kegiatan donor darah, namun juga aksi kemanusiaan yang lain seperti penanganan bencana alam, wabah penyakit seperti covid-19 maupun konflik sosial di masyarakat.
--page
"Itu semua PMI dapat terlibat karena sifatnya yang netral dan tidak memandang latar belakang suku, bangsa, agama, sosial dan lain-lain. PMI bisa di terima dimana saja termasuk di medan perang PMI harus dilindungi saat melakukan tugas kemanusiaan," jelasnya. (BOLE MALO/B-11)









