BORNEONEWS, Nanga Bulik – Seorang pemuda, Noval Ardian (24) ditemukan sudah tak bernyawa di genangan air di halaman rumah salah satu warga RT 1, Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik.
Minggu 23 Oktober 2022, Kasat Reskrim Polres Lamandau, Iptu Faisal Firman Gani membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara korban tewas karena tercebur ke dalam genangan air yang muncul akibat luapan Sungai Lamandau yang merendam rumah sejumlah warga.
“Benar, korban MD (meninggal dunia) bernama Noval Ardian, Warga Desa Purwareja, Kecamatan Sematu Jaya,” ungkap Kasat.
Korban bernama Noval Ardian merupakan salah satu pegawai PLN Cabang Nanga Bulik yang bertugas sebagai pencatat meteran listrik para pelanggan. Saat ditemukan warga sekitar lokasi kejadian, korban masih berseragam biru (petugas PLN).
Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, ungkap Kasat, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Hal itu menguatkan dugaan sementara jika korban tersebut meninggal dunia karena kecelakaan.
Selain mencatat meteran listrik pelanggan, korban juga bertugas menyampaikan surat tagihan ke para pelanggan. Diduga korban tergelincir saat meniti papan menuju rumah salah satu pelanggan PLN.
--page
“Karena rumah yang akan dituju korban tersebut hanya memiliki titian papan, kemungkinan korban terpeleset dan jatuh ke air,” sebut Faisal.
Saat ditemukan warga, posisi kaki korban mengarah ke atas. Setelah diangkat, korban langsung dibawa menuju RSUD Lamandau untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah korban yang ada di SP 1, Desa Purwareja. (HENDI NURFALAH/B-6)









