LAPORAN: RADEN ARIYO (Pangkalan Bun)

PENATAAN ruang di Jalan Sutan Syahrir Pangkalan Bun mulai digeber. Terlihat sekitar Rumah Sakit Umum Dareah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang seringkali menggunakan badan mulai menghilang.


Kepala Seksi Operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kobar, Supiansyah mengatakan, nantinya jalan di sekitar RSUD Sultan Imanuddin, terutama jalur dari dan menuju ruang unit gawat darurat (UGD), harus steril dari aktivitas apapun yang dapat menghambat operasional kegawatdaruratan.


Baik hambatan yang disebabkan aktivitas pedagang maupun parkir kendaraan. "Pihak RSUD sudah ada koordinasi dengan kami. Jadi nanti di depan pintu masuk RSUD, terutama jalur ke UGD itu harus bersih," ujar Supiansyah, Rabu (3/2).


Sehingga, dalam waktu dekat pihaknya beserta dinas terkait akan melakukan penertiban PKL dan kendaraan yang masih menggunakan badan jalan untuk berjualan dan parkir. "Nanti bersama dinas perhubungan kita lakukan penertiban. Tapi kita nanti akan sosialisasi dulu. Rencananya akan sosialisasi dilakukan hari Minggu di car free day."


Sembari menunggu petunjuk lebih lanjut dari kepala daerah. Satpol PP untuk sementara waktu ini masih memperbolehkan para PKL berjualan di seberang jalan, depan RSUD Sultan Imanuddin. "Tapi nanti para PKL tetap harus dipindahkan. Tidak boleh berjualan di badan jalan. Kita tunggu arahan pak bupati."


Selanjutnya untuk kendaraan-kendaraan, baik sepeda motor dan mobil, pemerintah daerah rencana juga akan menyiapkan tempat parkir."Rencananya nanti diberikan tempat parkir di Samsat, atau halaman kantor yang besar." (RD/B-7)