PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Beredar informasi bahwa disejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kalteng kehabisan stok vaksin Covid-19 khususnya booster dan hal ini menjadi keluhan masyarakat khususnya yang belum mendapat vaksinasi booster.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi meminta pemda khususnya provinsi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat agar dapat memperhatikan stok vaksin Covid-19 di Kalteng ini terutama booster untuk kepentingan masyarakat.

"Jika stok vaksin ini kosong pemda harus segera memperhatikannya dengan mengajukan pengadaan ke pemerintah pusat, agar target vaksinasi booster bisa tercapai di Kalteng, karena saat ini persentasenya masih rendah," katanya, Senin, 24 Oktober 2022.

Ketika stok vaksin di sejumlah fasilitas kesehatan itu habis berarti antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi booster cukup tinggi, dan hal ini harus diperhatikan dengan mengadakan vaksin kembali sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

"Kita patut apresiasi hal itu, artinya jika stok vaksin itu cepat habis berarti kesadaran masyarakat atas pentingnya vaksinasi ini sangat tinggi. Nah, tinggal bagaimana upaya pemda lagi supaya segera mengadakannya kembali," jelasnya.

--page

Dia berharap pemda segera mengambil langkah cepat dalam rangka untuk memenuhi stok vaksin Covid-19 di Kalteng sehingga bila stok mencukupi maka kebutuhan vaksinasi masyarakat bisa terpenuhi dan target vaksinasi booster pun akan cepat tercapai.

"Apabila informasi mengenai habisnya stok vaksin Covid-19 booster di sejumlah fasilitas kesehatan itu benar adanya, maka kita harapkan Dinkes Kalteng bisa segera mengambil tindakan dengan mengajukan kembali ke pemerintah pusat. Kami tentu mendukung hal itu," pungkasnya. (DONNY D/B-6)