LAPORAN: Muchlas Roziqin
BANYAKNYA kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang warga Kota Palangka Raya hingga menimbulkan satu korban meninggal membuat wakil rakyat angkat bicara.
Mereka yang duduk di Komisi C DPRD Kota Palangka Raya yang membidangi kesehatan, meminta dinas kesehatan (dinkes) lebih beraksi nyata.
Salah satunya dengan melakukan fogging di kawasan yang banyak warganya terserang DBD. Seperti diungkapkan Budi Susilo. Anggota Komisi C itu meminta Dinkes supaya tidak menunggu ditetapkanya status kejadian luar biasa (KLB) baru dilakukan tindakan massif kepada masyarakat.
“Saya kira ada saya anggarannya untuk melaksanakan fogging, meskipun APBD nya baru dijalankan. Kalau kurang atau ada masalah penggunaannya kan bisa minta persetujuan kita, Komisi C akan segera membuat rekomnya kalau perlu,” ungkap Budi kepada Borneonews, Rabu (03/2/2016).
Budi juga mendesak, penanganan yang dilakukan Dinkes harus dengan upaya maksimal. Pasalnya, saat ini sedang dalam kondisi hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang rawan penyebaran benih nyamuk.
Selain mendesak masyarakat, ia juga mengimbau mayarakat mewaspadai lingkungannya sendiri. Ini sebagai langkah preventif ketimbang hanya menunggu pihak lain melakukan langkah tersebut. (RZ/B-12)


