BORNEONEWS, Sampit - Respon cepat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Kotawaringin Timur (Kotim) menanggapi aksi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar dalam penuntutan perbaikan Jalan Ki Hajar Dewantara pada Senin kemarin dengan langsung melakukan perbaikan jalan dengan menutupi lubang-lubang yang ada di wilayah itu.
Kepala Dinas PUPRPRKP melalui Kepala Seksi Jalan, Roni Ilmiawan menyebut pemeliharaan jalan dilakukan pada sejumlah titik yang terjadi kerusakan di Jalan Ki Hajar Dewantara.
"Benar, pemeliharaan jalan dilakukan pada beberapa titik yang terjadi kerusakan di Jalan Ki Hajar Dewantara," ungkap Roni. Selasa, 25 Oktober 2022.
Dia membeberkan pada 2023 akan dilakukan pengerjaan peningkatan Jalan Ki Hajar Dewantara, yang akan dimulai sekitar Maret atau Juni mendatang.
Terpisah, pengawas lapangan Suhardiono menyebut pemeliharaan dimulai dari Jalan perempatan Jalan Walter Condrat sampai di perempatan Jalan Kenan Sandan. Disebutkan juga jumlah titik pemeliharan cukup banyak, mulai dari yang kecil hingga besar.
Sementara ini belum ada anggaran khusus untuk memeperbaiki jalan tersebut sehingga hanya dilakukan pemeliharaan terhadap jalan yang rusak sesuai dengan kelengkapan bahan, alat serta tenaga yang tersedia.
"Untuk pemeliharaan rutin kita disediakan bahannya dan tenaga kerja jadi tidak ada alokasi khusus ruas jalan jadi bahan yang disediakan itu untuk semua ruas jalan yang ada dikota sampit," ujarnya. (NOOR ANNISA/B-11)









