BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, menegaskan bahwa bantuan sembako bukan hanya diperuntukkan bagi korban banjir saja. Namun juga masyarakat kurang mampu yang terdampak dari adanya banjir tersebut.
"Walaupun rumahnya atau tempat tinggalnya tidak banjir, namun ia terdampak akibat musibah banjir, maka diberikan pakat sembako juga," ujar Halikinnor, Rabu, 26 Oktober 2022.
Hal tersebut dilakukan Halikinnor, karena masyarakat yang terdampak tersebut tidak bisa bekerja. Sehingga, mereka juga perlu dibantu. Agar dapat meringankan beban mereka selama musibah banjir terjadi.
"Oleh sebab itulah kami juga meminta perhatian dari perusahaan untuk ikut menyumbang. Agar semua kebutuhan korban banjir terpenuhi," kata Halikinnor.
Dirinya juga menyebutkan saat ini penyaluran bantuan untuk korban banjir terus dilakukan secara bertahap. Bukan hanya dilakukan oleh dirinya sebagai seorang Bupati Kotim. Namun juga sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait.
--page
"Bantuan atau perhatian pemerintah terhadap korban banjir bukan hanya dari Bupati, Wakil Bupati saja. Namun ada sekda, kepala dinas dan lainnya. Dan mereka memiliki peran masing-masing untuk penanganan musibah banjir," Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









