BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara memastikan ketersediaan sembako untuk satu bulan kedepan tidak akan ada masalah, meskipun jumlah warga yang mengungsi akibat bencana banjir mencapai ribuan.
Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengatakan bahwa bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Bumi Gawi Barinjam tidak dapat diprediksi dan untuk penanganannya, pemerintah daerah telah mempersiapkan anggaran.
"Bencana ini sesuatu yang tidak bisa kita prediksi. jadi untuk anggaran kita melalui dana pergeseran juga ada," kata Ahmadi, Rabu, 26 Oktober 2022.
Menurut dia, ketersediaan sembako bagi masyarakat terdampak banjir masih tetap aman. Semua kebutuhan telah dipersiapkan.
"Untuk satu bulan kedepan, permasalahan sembako, dan kalaupun sampai ada pengungsian ribuanpun tidak ada masalah bagi kita. Jadi semuanya sudah siap," ujarnya.
--page
Ahmadi menuturkan, bahwa dalam upaya penanganan banjir yang melanda Kelurahan Padang, Kelurahan Mendawai dan Desa Pangkalan Muntai perlu kerja sama yang terintegrasi terhadap seluruh masyarakat dan stake holder untuk bersama-sama menangani bencana tersebut.
"Dunia usaha ikut membantu, para hartawan, para dermawan, semuanya sigap. Dan semua stake holder juga bersama-sama menangani bencana ini. Kami juga ucapkan terimakasih kepada kapolres dan jajarannya, begitu juga kajari yang memberikan bantuan sembako, dan belum lagi TNI serta seluruh jajaran yang ada dipemerintaan Kabupaten Sukamara," tukas Ahmadi. (NORHASANAH/B-7)









