BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Tingginya intensitas hujan yang terjadi, menyebabkan meningginya debit air Sungai Seruyan di wilayah Kecamatan Danau Sembuluh.
Meningginya debit air, sehingga menyebabkan pemukiman penduduk dibeberapa desa bantaran sungai terendam banjir dan salah satunya di Desa Telaga Pulang.
Di desa ini warga yang bermukim di bantaran sungai terpaksa mengungsi sementara sambil menunggu kondisi debit air kembali surut.
Camat Danau Sembuluh, Tahriansyah mengatakan berdasarkan data yang ada 33 kepala keluarga atau 103 jiwa warga Desa Telaga Pulang saat ini mengungsi.
“Ada tiga titik pengungsian sementara yang disiapkan untuk warga yakni di Polsek Danau Sembuluh, Gedung Olahraga dan eks Kantor Kecamatan, sebagian lagi ada yang tinggal di tempat keluarga," kata Tahriansyah, Rabu, 26 Oktober 2022.
Ditempat pengungsian telah didirikan dapur umum yang merupakan bantuan dari Anggota DPRD Provinsi Kalteng Dapil II Kotim – Seruyan, Ferry Khaidir.
--page
Selain itu warga terdampak banjir telah menerima bantuan kebutuhan pokok termasuk beras dari Bupati Seruyan, Yulhaidir.
“Mudah-mudahan banjir bisa segera surut, sehingga masyarakat bisa kembali bekerja dan dan beristirahat dengan nyaman di kediamannya masing-masing," tukasnya. (FAHRUL/B-6)









