BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Hingga saat ini ada 8 desa di wilayah Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan terdampak banjir.
Banjir yang terjadi pada desa kawasan bantaran sungai dan pinggiran danau lantaran tingginya intensitas hujan hingga mengakibatkan meluapnya Sungai Seruyan.
Camat Danau Sembuluh, Tahriansyah menyampaikan banjir terjadi pada seluruh desa yang berada di bantaran sungai dan sebagian pemukiman warga di Desa Telaga Pulang, Desa Sembuluh 1 serta Sembuluh II.
Desa terdampak banjir yakni Desa Banua Usang, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Cempaka Baru, Telaga Pulang, Sembuluh I dan Sembuluh II.
“Untuk ketinggian air bervariasi pada masing masing wilayah, saat ini untuk Desa Telaga Pulang sebanyak 33 kepala keluarga, warga terdampak banjir mengungsi sementara," katanya, Rabu, 26 Oktober 2022.
Tahriansyah mengimbau agar warga bisa menyelamatkan seluruh harta bendanya dengan cara meninggikan sementara lantai rumah sekaligus sebagai tempat istirahat, khususnya bagi warga di wilayah desa bantaran sungai.
--page
Sedangkan warga di Desa Telaga Pulang, Sembuluh I dan Sembuluh II, diminta berhati hati terhadap arus listrik pada saat terjadi banjir.
“Berdasarkan informasi terakhir, kondisi air saat ini sudah mulai surut, kita harapkan dalam beberapa hari ke depan tidak turun hujan, sehingga warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa," tandasnya. (FAHRUL/B-6)









