SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kotawaringin Timur, Khairiah Halikinnor, mengimbau kepada masyarakat, terutama yang memiliki anak-anak agar menjaganya bermain air. 

Imbauan tersebut diungkapkan Khairiah, agar tidak ada anak-anak yang menjadi korban tenggelam akibat musibah banjir yang melanda daerah ini. 

"Kami harap masyarakat menjaga anak-anaknya, jangan dibiarkan bermain air sendirian. Agar tidak menjadi korban tenggelam," ujar Khairiah, Kamis, 27 Oktober 2022. 

Saat ini kondisi banjir di Kotim masih terjadi di 4 kecamatan, dan 19 desa. Yakni Kecamatan Parenggean, Kecamatan Mentaya Hulu, dan Kecamatan Kota Besi masing-masing 6 desa. Sedangkan di Kecamatan Telawang tinggal 1 desa. 

Meskipun saat ini banjir mulai surut, namun kewaspadaan juga harus ditingkatkan oleh masyarakat. Karena saat ini hujan masing sering melanda Kotim. Baik di perkotaan maupun pedalaman. 

"Sehingga dikhawatirkan banjir kembali meninggi, dan itulah kenapa masyarakat harus terus waspada," katanya.

Sementara, untuk bantuan korban banjir sendiri, pihaknya TP-PKK juga ikut terlibat dalam memberikan paket sembako yang disalurkan melalui Halikinnor Adventure Trail. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)