BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pendapatan Asli Daerah atau PAD Pulang Pisau masih belum mencapai target. Saat ini baru terealisasi 63,86 persen. Hal tersebut disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKAD) Pulpis, Tony Harisinta melalui Kabid Pendapatan, BPPKAD Pulpis Yessie.
"Saat ini baru terealisasi 63,86 persen," ucap Kabid Pendapatan, BPPKAD Pulpis YessieYessie saat dibincangi di ruangannya.
Ia mengatakan adapun target PAD pada tahun 2022 ini sebesar Rp 67 miliar, namun baru terealisasi sebesar Rp 42,9 persen atau 63,86 persen.
Sementara sambungnya, pendapatan sektor pajak pada tahun 2022 ditargetkan sebesar Rp. 23 Miliar, dan telah terealisasi sebesar Rp. 8,9 Miliar atau sebesar 38, 58 persen.
Yessie mengakui, memasuki triwulan IV ini masih belum memenuhi target, ini disebabkan beberapa faktor.
Pada tahun lalu, lanjut dia, capaian realisasi sektor pajak telah melebihi target atau surplus, hal itu dikarenakan adanya lonjakan pembayaran BPHTB.
--page
“Kita akan berusaha mendongkrak dari sektor pajak khususnya penambahan dari BPHTB. Saat ini masih berproses,” kata Yessie.
Menurutnya belum tercapainya PAD pada tahun ini dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan PBB.
Terutama pajak Sarang Burung Walet yang menjadi penyumbang terbanyak untuk PAD Pulpis.
Serta juga sambung dia, menjadi kendala pihaknya terutama masih kurangnya personil di bidang pendapatan, saat ini ASN nya 8 orang, dan TKHL 5 orang.
“Pekerjaan kita Dinas/ Badan, sehingga untuk melakukan penagihan harus bergantian. Karena keterbatasan personil maka mengalami keterlambatan dalam melakukan penagihan pajak,” ungkapnya.
Ia menambahkan oleh sebab itu pihaknya berharap peran dari setiap Desa serta Kecamatan untuk membantu setiap pengusaha walet yang sudah panen dapat membayar kewajibannya.
“Kita berharap dari setiap kecamatan membayar pajak sarang waletnya, dan jika itu rutin di setiap desa, maka akan menular ke kecamatan lainnya. Jika ini terlaksana dengan baik maka PAD akan melampaui target,” pungkasnya. (ang)









