PARA pelaku usaha di Kecamatan Pangkalan Banteng beramai-ramai mengurus izin usaha mikro kecil (IUMK). Tercatat pada Kamis, 4 Februari 2016, sudah ada 68 surat IUMK. Padahal, pada Januari 2016 lalu baru ada lima warga yang mengurus. "Sekarang sudah mulai banyak yang ngurus izin IUMK, kami sosialisasikan setiap hari melalui desa setempat," ungkap Widiatmoko Tri Raharjo, Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Pangkalan Banteng, Kamis (4/2/2016).
Menurutnya, kesadaran warga untuk mengurus izin usaha mereka meningkat, setelah ada sosialisasi. "Warga sudah mulai sadar, karena izin ini juga untuk kepentingan usahanya sendiri," kata dia.
Selain legal, setelah adanya izin usaha ini bisa dijadikan berkas untuk pinjaman modal ke Bank. "Kalau sudah punya surat izin kan tenang, mau pinjam ke Bank juga bisa," jelas dia.
Pembuatan surat izin IUMK ini lanjut dia, gratis dan langsung jadi. Warga cukup membawa fotokopi KTP, Kartu Keluarga, pas foto berwarna ukuran 4x6 2 lembar, NPWP.
Di kecamatan Pangkalan Banteng sendiri, warga yang sudah mengurus IUMK didominasi oleh warga yang berada di jantung Kecamatan Pangkalan Banteng, seperti Desa Karang Mulya, Sungai Pakit dan Amin Jaya.
Mariana, warga Desa Amin Jaya mengaku baru mengurus IUMK karena akan mengajukan pinjaman modal usaha ke Bank. (CP/B-2)
Menurutnya, kesadaran warga untuk mengurus izin usaha mereka meningkat, setelah ada sosialisasi. "Warga sudah mulai sadar, karena izin ini juga untuk kepentingan usahanya sendiri," kata dia.
Selain legal, setelah adanya izin usaha ini bisa dijadikan berkas untuk pinjaman modal ke Bank. "Kalau sudah punya surat izin kan tenang, mau pinjam ke Bank juga bisa," jelas dia.
Pembuatan surat izin IUMK ini lanjut dia, gratis dan langsung jadi. Warga cukup membawa fotokopi KTP, Kartu Keluarga, pas foto berwarna ukuran 4x6 2 lembar, NPWP.
Di kecamatan Pangkalan Banteng sendiri, warga yang sudah mengurus IUMK didominasi oleh warga yang berada di jantung Kecamatan Pangkalan Banteng, seperti Desa Karang Mulya, Sungai Pakit dan Amin Jaya.
Mariana, warga Desa Amin Jaya mengaku baru mengurus IUMK karena akan mengajukan pinjaman modal usaha ke Bank. (CP/B-2)


